Sejarah Marga dan Pemerintahan Simalungun

Marga Raja Simalungun sering disingkat SiSaDaPur (Sinaga, Saragih, Damanik & Purba).

Menurut J Tidemen – Asistent Residen Simalungun tahun lewat bukunya yang diterbitkan tahun 1922, Struktur masyarakat dan pemerintahan tradisional Simalungun bertumpu pada empat marga utama, yakni Damanik, Sinaga, Saragih dan Purba*. Keempat marga inilah yang membagi wilayah dan urusan kependudukan menjadi empat wilayah kekuasaan yang direpresentasikan dalam posisi duduk di balai musyawarah (Bale): Silo di kanan depan, Tanah Jawa di kiri depan, Siantar di kanan belakang, dan Pane di kiri belakang.

Baca Selengkapnya

Manusia dalah Cucu Tuhan: Misteri Dan Asal-Usul Alam Semesta Dalam Mitologi Batak sebagai Kompas Jiwa Peradaban

Banyak orang mengira mitologi hanyalah dongeng pengantar tidur yang perlahan terlupakan oleh zaman. Namun, bagi sebuah peradaban, mitologi adalah “kompas jiwa”. Ia bukan sekadar cerita; ia adalah kumpulan narasi suci yang membedah rahasia asal-usul jagat raya, alasan manusia berpijak, hingga garis batas moral yang menjaga kehidupan.

Baca Selengkapnya

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini | You cannot copy content of this page.