J. J. Sporrij: Tanah Gayo Barat Laut (Wilayah Danau) – 1918
Bergeser sedikit ke arah selatan, kita akan disambut oleh kegagahan Gugusan Pegunungan Biös yang sebenarnya merupakan sisa-sisa gunung berapi purba. Punggung utama pegunungan ini membentang melewati Gunung Salah-Nama dan Bur-ni-Pupandji menuju utara dan timur laut. Pemandangan ini menciptakan ilusi optik seolah-olah kita sedang melihat sebuah rantai gunung berapi yang tak terputus. Garis pegunungan ini kemudian melengkung ke arah timur, membentuk Gunung Bur-ni-Bëboeli dan Bur-ni-Tanggang Kambéng yang kokoh membentengi tepi utara danau. Tepat di lembah yang memisahkan Poepandji dan Bëboeli, Jalan Gayo mencapai titik tertingginya pada elevasi 1.485 meter di atas permukaan laut.