J. J. Sporrij 1918: 4. Pesona Laut Tawar dan Jejak Deras Sungai Peusangan – sejarahbatak.com.png

J. J. Sporrij: Tanah Gayo Barat Laut (Wilayah Danau) – 1918

Masyarakat kerap menjuluki kawasan ini sebagai “wilayah danau” karena sebuah danau besar mendominasi bentang alam sub-wilayah tersebut. Orang-orang di seluruh penjuru Aceh mengenalnya dengan nama Danau Laut Tawar. Pegunungan berlereng curam memeluk erat danau ini, membentengi sisi utara dan selatannya. Berbagai aliran air kecil, yang penduduk lokal sebut aruel, mengalir deras dari pegunungan untuk mengisi ceruk danau. Jejak kekuatan air ini mengukir jurang-jurang terjal yang rimbun oleh semak dan pepohonan. Di masa lalu, gua-gua tersembunyi dan lorong bawah tanah di sekitar tebing ini sering warga dan pejuang gunakan sebagai tempat persembunyian yang aman.

Baca Selengkapnya

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini | You cannot copy content of this page.