T. J. Willer 1846: 7. Suksesi dan Tugas Pamusuk Adat Batak

T. J. Willer Verzameling Der Battahsche Wetten En Instellingen In Mandailing En Pertibie, Gevolgd Van Een Overzigt Van Land En Volk In Die Streken – 1846

Dalam tatanan masyarakat tradisional kita, menjadi seorang pemimpin atau Pamusuk bukanlah sekadar tentang kekuasaan, melainkan memikul tanggung jawab moral dan finansial yang sangat berat. Jabatan ini merupakan amanah suci yang tidak bisa dilepaskan begitu saja tanpa alasan yang kuat dan prosedur adat yang ketat.

Baca Selengkapnya

T. J. Willer 1846: 5. Mengenal Federasi “Janjian”: Sistem Aliansi Pemerintahan Tradisional

T. J. Willer Verzameling Der Battahsche Wetten En Instellingen In Mandailing En Pertibie, Gevolgd Van Een Overzigt Van Land En Volk In Die Streken – 1846

Dalam sejarah pemerintahan tradisional di wilayah Sumatera Utara, khususnya di daerah Mandailing dan sekitarnya, desa-desa tidak selalu berdiri sendiri. Mereka sering kali bergabung dalam sebuah ikatan federasi yang kuat. Sistem penggabungan wilayah ini dikenal dengan istilah Janjian atau dalam bahasa Melayu disebut Kuria.

Baca Selengkapnya

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini | You cannot copy content of this page.