Franz Junghuhn – Die Battaländer auf Sumatra – 1847
Dari pelabuhan sibuk Malaka, bangsa Melayu—yang akar leluhurnya berasal dari dataran tinggi Minangkabau atau wilayah Agam kuno—mengepakkan sayapnya ke seluruh penjuru Nusantara dan mencapai puncak kejayaan. Namun, roda sejarah berputar tajam ketika armada Portugis di bawah komando Afonso de Albuquerque menyerang dan merebut Malaka pada tahun 1511. Terdesak oleh invasi asing ini, Sultan Mahmud Shah membawa rakyatnya melarikan diri ke arah timur Semenanjung Malaya, tempat mereka kemudian membangun pusat kekuasaan baru yang tangguh bernama Kesultanan Johor.