Menentukan batas wilayah secara pasti di negeri-negeri Melayu pada masa lalu rupanya menjadi pekerjaan yang memusingkan bagi pemerintah kolonial Belanda. Mereka benar-benar tidak punya rujukan pasti untuk memetakan tapal batas selain mengandalkan klaim lisan dari Tengku Besar dan para pejabatnya. Masalahnya, para penguasa lokal ini sendiri sebenarnya tidak tahu persis di mana kekuasaan mereka bermula dan berakhir. Alhasil, mereka sering kali hanya mengira-ngira dan mengarang garis batas tersebut.