Van Alkemade 1887: 6. Mengurai Benang Kusut Perbatasan Pulau Lawan: Dari Pulau Penjaleian Hingga Sungai Kampar Kecil

Perdebatan mengenai nama-nama wilayah di sekitar Sungai Kampar juga terekam jelas pada berbagai peta masa itu. Mari kita ambil contoh sebuah pulau yang sempat membingungkan banyak pihak. Pada peta navigasi lama, pembuat peta mencatatnya sebagai Pulau Mendol atau Penjaleh. Sementara itu, dalam peta buatan Havenga dan tim Stemfoort, namanya tertulis sebagai Mendol atau Penjaleian. Dari semua versi ini, bentuk “Penjaleian” tampaknya menjadi ejaan yang paling akurat.

Baca Selengkapnya

Van Alkemade 1887: 5. Tebak-Tebakan Tapal Batas: Pusingnya Belanda Memetakan Pulau Lawan

Menentukan batas wilayah secara pasti di negeri-negeri Melayu pada masa lalu rupanya menjadi pekerjaan yang memusingkan bagi pemerintah kolonial Belanda. Mereka benar-benar tidak punya rujukan pasti untuk memetakan tapal batas selain mengandalkan klaim lisan dari Tengku Besar dan para pejabatnya. Masalahnya, para penguasa lokal ini sendiri sebenarnya tidak tahu persis di mana kekuasaan mereka bermula dan berakhir. Alhasil, mereka sering kali hanya mengira-ngira dan mengarang garis batas tersebut.

Baca Selengkapnya

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini | You cannot copy content of this page.