Dr. J. Leyden 1821: 5. Duel Maut Raja Suran dan Muslihat Jarum Berkarat Cina

Melihat pasukannya sempat terpukul mundur di gerbang Gangga Nagara, Raja Suran tidak tinggal diam. Ia segera menaiki gajah besarnya dan menerjang maju menuju gerbang benteng. Meski hujan tombak dan panah menyasar dirinya, ia tetap teguh. Raja Suran kemudian menghantamkan senjata sakti chacra-nya ke gerbang tersebut hingga hancur seketika. Ia pun merangsek masuk ke dalam benteng bersama seluruh barisan prajuritnya.

Baca Selengkapnya

Dr. J. Leyden 1821: 4. Silsilah Agung Raja Suran dan Ambisi Penaklukan Cina

Waktu terus bergulir hingga akhirnya Putri Shaher-ul Beriah melahirkan seorang putra. Raja Kida Hindi memberi bayi itu nama Araston Shah. Anak ini tumbuh menjadi pemuda yang sangat mirip dengan ayahnya, sang penguasa dunia, Raja Secander Zulkarneini. Kelak, Raja Araston Shah menikahi putri dari raja Turkestan dan dikaruniai putra bernama Raja Aftas.

Baca Selengkapnya

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini | You cannot copy content of this page.