Jejak Batak di Catatan Kuno Dunia", "Dari Nama Wilayah Menjadi Nama Etnis
Pernahkah Anda mendengar istilah “Bangso Batak”? Bagi masyarakat Batak, khususnya Batak Toba yang masih konsisten mempertahankannya, kata “Bangso” (Bangsa) bukan sekadar sebutan. Identitas ini mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari, bahkan abadi dalam nama organisasi kemasyarakatan, seperti Horas Bangso Batak (HBB) yang didirikan dan dipimpin oleh Bapak Lamsiang Sitompul saat ini.
Namun, mengapa saat ini kita lebih sering menyebutnya “Suku Batak” daripada “Bangsa Batak”?
Peralihan ini terjadi sejak berdirinya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sejak berdiri 17 Agustus 1945. Demi persatuan negara baru, konsep “Bangsa” dilekatkan pada Indonesia, sementara identitas erat seperti Batak disesuaikan tingkatannya menjadi suku bangsa, yang secara tersirat mengakui bahwa awalnya Batak itu adalah Bangsa sebelum Indonesia merdeka. Menariknya, jauh sebelum republik ini berdiri, nama Batak telah melanglang buana dalam catatan sejarah dunia dengan berbagai dinamika unik.