Bagian 10: Ekspedisi Hindia Belanda ke Pedalaman Batak (C. De Haan 1870)
1. Filosofi Lima Marga dalam Masyarakat Batak Kehidupan sosial masyarakat Batak sangat lekat dengan pembagian suku (marga) serta peran Sanina dan Anakběru. Pada dasarnya, terdapat lima marga utama. Dalam kelompok Karo-karo (Karo), marga tersebut adalah Ginting, Perangin-angin, Sembiring, Tarigan, dan Karo-Karo. Sementara dalam kelompok Tébatěbasch (Toba), namanya adalah Muntei, Sinaga, (Nai) Suanon, Girsang, dan Nébàgho (Naibaho).