Van Daalen 1906: 4. Prahara Tahta Bambel: Perlawanan Berdarah dan Tata Kuasa Wilayah

G. C. E. Van Daalen – Nota Over Het Alas-Land – 1906

Dalam sistem politik Tanah Alas, Sultan Aceh memang memberikan pengakuan resmi dan tongkat bawar sebagai simbol kekuasaan. Namun, pada kenyataannya, pesona dan pengaruh Kedjuron tetap menjadi penentu utama dalam memilih para kepala wilayah di Bambel.

Baca Selengkapnya

Van Daalen 1906: 3. Jejak Kekuasaan di Tanah Alas: Pembagian Wilayah dan Lahirnya Kerajaan Bambel

G. C. E. Van Daalen – Nota Over Het Alas-Land – 1906

Dalam sistem pemerintahan tradisional di Tanah Alas, lembaga Pengulu Si Empat atau Rojo Berampat memegang peran penting dalam membagi dan mengelola wilayah kekuasaan. Pembagian teritorial ini mencakup empat wilayah utama:

Baca Selengkapnya

Anda tidak dapat menyalin isi halaman ini | You cannot copy content of this page.